SEJARAH KOMISI KEPEMUDAAN MAKASSAR

Sejarah Komisi Kepemudaan KAMS
(uraian singkat)
========================================================
    Komisi Kepemudaan pada awalnya dirintis oleh seorang missionaris dari konggregasi CICM. Dia adalah Pater Van Schie, CICM.  Beliau mempunyai   keprihatinan dan perhatiannya yang sangat besar  kepada orang muda. Perhatian itu  itu ditujukan kepada siapapun dan agama apa pun dia. Beliau sendiri  langsung mengadakan pendampingan kepada mereka. Ini mulai pada era awal 1970-an. Kemudian, pada th.1974,  Keuskupan Agung Makassar mengeluarkan SK untuk mengangkat beliau sebagai Pendamping OMK namun dalam lingkup se batas kota Makassar. Pada era 1970 an itu, umumnya orang muda kota Makassar mengenal beliau sebagai “Pastor Pantai Losari”. Selanjutnya, keuskupan mengeluarkan pula SK untuk penanganan bidang kemahasiswaan dan perkuliahan.
    Secara formal pelayanan pastoral bidang kepemudaan dan kemahasiswaan dimulai th.1984. Pada saat itu ada pusat pastoral (puspas) KAMS, yang berfungsi sebagai tempat kerja dari komisi-komisi dan sekaligus menjadi tempat pertemuan para aktivis, di mana Komisi Kepemudaan ada di situ dan menjadi pelopor.  Pada saat pertama itu komisi kepemudaan (Komkep) KAMS diketuai oleh Bpk. Philips Tangdilintin dengan tim kepengurusan yang di-SK-kan dan menjangkau keseluruhan teritorial keuskupan. Karena itu, pelaksanaan karya kerasulan kepemudaan dapat berlangsung secara kurang lebih merata, menyapa keseluruhan paroki se KAMS.

Berikut ini,  periodisasi para Ketua Komkep KAMS  :
  • Th.1984 – 1990        : Bpk. Philips Tangdilintin
  • Th.1990 – 1996        : Pastor Feliks Layadi
  • Th.1996 -  2002        : PastorPastor Frans Tandipau
  • Th.2002 -  2007        : Pastor Albert  A. Arina
  • Th.2007 - sekarang)  : Pastor Yulius Malli

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar